detiknews

Trump Telepon Xi Jinping dan Shinzo Abe, Bicarakan Nuklir Korut

detiknews

detiknews Topik nuklir Korea Utara mendominasi pembicaraan telepon antara Donald Trump dan Presiden Jepang serta China, karena sikap keras presiden AS terhadap Kim Jong Un dan tekanan pada negara-negara di Asia memicu ketegangan baru.

Pembicaraan terpisah dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden China Xi Jinping mendahului pertemuan Trump yang dengan para pemimpin dua negara terbesar Asia di KTT G20 di Jerman minggu ini.

detiknews Topik diskusi mereka berkisar antara pandangan pemerintahan Trump terhadap sikap China untuk mengendalikan Korut, serta terhadap Jepang dan Korea Selatan mengenai ketidakseimbangan perdagangan dengan AS.

“Tindakan baru-baru ini menunjukkan Trump tidak senang dengan China dan negara-negara Asia lainnya,” kata Song Guoyou, seorang profesor hubungan internasional di Universitas Fudan, Shanghai, seperti dikutip Bloomberg.

detiknews Pengusaha menginginkan kesepakatan yang lebih baik. Sekarang semua orang hanya harus kembali ke meja perundingan,” lanjutnya.

Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa Trump dan Abe menyepakati agar China bersikap lebih tegas terhadap Korut

detiknews Sementara itu, Kyodo News mengatakan bahwa pembicaraan tersebut merupakan awal dari sebuah pertemuan yang direncanakan di Jerman antara para pemimpin AS, Jepang dan Korea Selatan.

Dalam panggilannya dengan Xi, Trump juga mengulangi keinginannya untuk hubungan yang lebih seimbang dengan mitra dagang AS, menurut sebuah pernyataan dari Gedung Putih.

detiknews Setelah Trump meminta bantuan Xi pada bulan April untuk menekan Kim Jong Un agar mengurangi program senjata nuklir dan misilnya, presiden AS menarik kembali kritik terhadap China.

Namun sikap pemerintah AS berubah dalam beberapa pekan terakhir. Trump saat ini mengatakan bahwa China tidak berbuat banyak untuk menghadapi Korut dan AS memberikan sanksi terhadap perusahaan China yang melakukan bisnis dengan rezim yang terisolasi.

detiknews Sementara itu, seorang pejabat AS mengatakan Angkatan Laut AS melakukan “operasi kebebasan navigasi” di Laut China Selatan pada hari Minggu. ┬áKementerian Luar Negeri China memprotes “pelanggaran” oleh Angkatan Laut AS tersebut dan mengatakan telah mengirim kapal dan pesawat militer sebagai tanggapannya.

Seperti dilansir Bloomberg, bahaya terbesar jika Trump kehabisan kesabaran dengan China adalah ancamannya untuk mengambil tindakan sepihak terhadap Korea Utara jika ketegangan meningkat.

detiknews Negara-negara Asia Utara telah memperingatkan bahwa serangan militer terhadap rezim Kim Jong Un dapat menjadi bencana negara-negara di sekitarnya mengingat kemampuan Korut untuk menyerang Jepang dan Korsel dengan rudal.

Susan Shirk, mantan wakil asisten Sekretaris Negara untuk Asia Timur, mengatakan saat ini hubungan AS dam China tidak sebaik atau seburuk yang dipikirkan mengingat sikap Trump yang tidak menentu.

“Ancaman nuklir Korea Utara telah membuat hubungan kedua pemimpin tersebut menjadi dekat, namun kedekatan tersebut kemungkinan akan berlangsung singkat karena jelas pemerintah China tidak ingin mengintervensi Kim Jong Un,” lanjutnya. detiknews

Leave a Reply